Wednesday, February 14, 2007

Wah ma'af! yang ini tanpa judul

2:31 14/02/2007

apakah itu persahabatan?

istilah yang masih menjadi misteri besar buat aku, aku katakan itu karena itulah memang kenyataannya, aku tak pernah tahu jawaban atas misteri pesahabatan itu sendiri. banyak dari mereka yang mengatasnamakan persahabatan atas alasan tertentu di balik itu yang kemudian berubah motif menjadi hal yang tak bakal dimengerti orang lain.

tetapi di sisi lain, persahabatan dapat pula menjadi sangat indah ketika mereka dipertemukan satu sama lain dalam kondisi yang sangat tidak terduga, dalam keadaan yang juga tak dimengerti oleh orang lain yang tak mengalami sendiri seperti mereka yang mengalami. terjalinnya sebuah hubungan tanpa darah tetapi selayak itulah yang terjadi, bahkan seorang sahabat bisa menjadi darah daripada darah itu sendiri. Memahami tanpa menuntut untuk dipahami, mengerti tanpa meminta untuk dimengerti, memberi tanpa berharap akan menerima kembali. Apapun itu seluruhnya hanya ketulusan. hanya itu...

aku tumbuh sebagai seseorang yang begitu individualis, karena di lingkungan sepeti itulah aku tumbuh. aku tak pernah tahu bagaimana rasanya menghabiskan waktu bersama banyak teman sekampung untuk bermain di pematang sawah, berlarian seperti angin, dan merasakan bergulat dengan ular sawah atau bermain mengejar burung-burung yang mengincar benih-benih padi yang sedang tumbuh. aku tak pernah measakan itu. keseluruhan duniaku adalah dimensi sekuler dan skeptis dimana aku bahkan tak dapat bertandang ke rumah tetanggaku untuk sekedar meminjam gula ketika aku sedang kehabisan. aku terbentuk menjadi sebuah pribadi yang begitu eois, cuek, dan malas tahu. aku tak pernah tahu apa itu gotong royong sampai aku diberi tugas mengarang dengan topik itu oleh guru bahasa indonesia ketika aku kelas tiga es de. aku begitu penyendiri tapi aku banyak juga memiliki teman. dalam beberapa hal aku tak kesulitan mendapatkan teman yang bisa untuk sekedar diajak ngobrol tentang gosip terkini. karena aku suka mendengarkan. yaa...aku suka bicara juga atau bercerita atau sedikit memberi petuah omong kosong juga yang bahkan aku sudah tak ingat lagi apa yang aku katakan dalam jangka waktu lima menit kemudian.tapi sebenarnya aku lebih suka mendengar...ya mendengar...

sejenak aku jadi miris dan meringis sedikit. hal bodoh yang baru saja aku ungkapkan sendiri. aku bahkan tak ingat kapan terakhir kali aku mendengarkan orang lain berbicara tentang diri mereka kepadaku...
yang ada sepertinya malah aku yang banyak bicara pada orang lain dan menyebarkan aibku sendiri!
ah...aku begitu hina rasanya...

bahkan sekarang pun nyatanya ku masih saja sibuk bercerita tentang diriku pada kalian.

kalian mungkin juga akan bertanya-tanya paling tidak pada diri kalian sendiri. memangnya apa hubungannya antara persahabatan dengan individualis diri? itu kan dua hal yang sangat bertentangan dan bahkan tak layak disandingkan?

iya kan? kalian pasti berpikir seperti itu!
persahabatan adalah hubungan yang agung antara dua manusia atau lebih... [paling tidak begitulah pemahamanku tentangnya]
sedangkan inividualis diri tak lebih dari sekedar peminta-minta yang memohon belas kasih dari orang lain


lalu apa hubungannya?

wah ma'af...sebaiknya kalian tidak bertanya padaku, karena aku juga sedang mencari jawabannya...

2 comments:

anak jalanan said...

beneran nih? pengalamannya bener nih?

anak jalanan said...

well..
kriteria temen yg baek ya?
hard to answer. really.

seperti pertanyaan, kamu suka apa sih dari pacarmu?

aku suka ininya aku suka itunya. kalo hanya suka ini itunya, pastilah akan berakhir suatu saat.

tapi kalo kita menerima seutuhnya, seperti apapun temen kita, ngga ada kriteria khusus seperti apa temen yg baek itu.

*ngawur mode : on*